Rabu, 28 September 2016

Panduan Berkebun buah kakao penghasil coklat yg baik

Panduan menanam buah kakao/coklat
Panduan Berkebun buah kakao penghasil coklat yg baik

Kakao sebagai bahan dasar pembuatan coklat mempunyai prospek bisnis yg bagus. Banyak orang yg berniat membudidayakan kakao karena keuntungan yg didapatkan lumayan besar. Namun dalam proses budidaya kakao tersebut prosesnya tidak sesimple tanaman-tanaman lain. 

Kakao membutuhkan perhatian khusus supaya hasil panennya maksimal dan berkualitas. Selain persiapan lahan yg wajib dilakukan dg matang dan juga pembibitan yg memerlukan proses panjang. 

Penanaman Kakao juga memiliki beberapa Petunjuk Ampuh yg hars diperhatikan bagi para calon pembudidaya coklat mentah ini. 

Berikut adalah Petunjuk Ampuh-Petunjuk Ampuh dalam penanaman kakao:

Pengajiran.
  1. Ajir dibuat dari bambu tinggi 80 - 100 cm.
  2. Pasang ajir induk sebagai patokan dalam pengajiran selanjutnya.
  3. Untuk meluruskan ajir gunakan tali sehingga diperoleh jarak tanam yg sama.
Lubang Tanam.
  1. Ukuran lubang tanam 60 x 60 x 60 cm pada akhir musim hujan.
  2. Berikan pupuk kKamung yg dicampur dg tanah (1:1) ditambah pupuk TSP 1-5 gram per lubang.
Tanam Bibit.
  1. Pada saat bibit kakao ditanam, pohon naungan wajib sudah tumbuh baik dan naungan sementara sudah berumur 1 tahun.
  2. Penanaman kakao dg system tumpang sari tidak perlu naungan, misalnya tumpang sari dg pohon kelapa
  3. Bibit dipindahkan ke lapangan sesuai dg jenisnya, untuk kakao Mulia ditanam setelah bibit umur 6 bulan, Kakao Lindak umur 4-5 bulan
  4. Penanaman saat hujan sudah cukup dan persiapan naungan wajib sempurna. Saat pemindahan sebaiknya bibit kakao tidak tengah membentuk daun muda (flush).
Setelah proses penanaman berjalan dg baik maka yg perlu dilakukan oleh para pembudidaya adalah perawatan. 

Sepanduan keseluruhan, perawatan tanaman Kakao ini tidak berbeda jauh dg tanaman lain, yaitu penyiraman dilakukan 2 kali sehari (pagi dan sore) sebanyak 2-5 liter/pohon. Setelah itu, dibuat lubang pupuk disekitar tanaman dg panduan dikoak. Pupuk dimasukkan dalam lubang pupuk kemudian ditutup kembali.

Sebelum penanaman, tentunya yg diperlukan adalah biji atau bibit Kakao yg berkualitas supaya hasil panen sesuai dg harapan Kamu. Pemilihan biji maupun bibit ini tidak boleh sembarangan, wajib dari supplier yg terpercaya.

Perawatan Supaya tumbuh lebat.
PHPT (pemangkasan kakao, kegiatan sanitasi, pengelolaan gulma, pemupukan dan pengelolaan tanaman penaung) sebaiknya dilakukan 3 bulan sebelum masa pembungaan (utama dan pertengahan musim). 

Kegiatan ini dilakukan untuk lebih memacu pembungaan dan perkembangan buah daripada pertumbuhan vegetatif. Selain itu, buah yg sakit sebaiknya disingkirkan setiap melakukan panen mingguan.

Pemangkasan. 

Panduan Berkebun buah kakao penghasil coklat yg baik
Ketahanan kakao sangat ditentukan oleh pemangkasan, kalau tidak dilakukan dg baik maka akan mengurangi hasil kakao selama beberapa bulan bahkan beberapa tahun dan meningkatkan serangan penyakit serta pertumbuhan gulma. Pemangkasan akan menghasilkan pohon dg tajuk terbuka hingga memungkinkan matahari masuk. 

Ada empat komponen kunci dalam pemangkasan tanaman kakao, antara lain pemangkasan bentuk (pemangkasan pucuk dan bentuk tajuk), pemangkasan tunas air/vertikal, pemangkasan sanitasi dan pemangkasan struktural. Pemangkasan bentuk dilakukan dg memangkas pucuk (3-6 bulan) dan bentuk tajuk (6-9 bulan).

Tujuannya untuk membentuk tanaman dan tajuk kakao yg memacu perkembangan cabang sekunder dan menghasilkan banyak buah. Berbeda dg pemangkasan bentuk, pemangkasan tunas air terdiri atas tiga tahap, yaitu memangkas seluruh tunas setinggi 40-60 cm di atas permukaan tanah; memangkas sebagian besar tunas yg tumbuh kembali di dalam struktur yg terbentuk; serta menghilangkan tunas vertikal yg tidak tumbuh tegak.

Sedangkan pemangkasan sanitasi dilakukan dg panduan memangkas cabang di bawah ketinggian 1,2 m, cabang yg sakit/rusak dan tumpangtindih dg jarak 20-40 m, ranting yg tidak produktif, memelihara cabang untuk mempertahankan tinggi tanaman 3,5 m, pengirisan sentral dan samping, dan membuang seluruh buah yg mengering. 

Terakhir, pemangkasan struktural adalah pemangkasan yg membatasi ketinggian tanaman, membersihkan permukaan tanah, dan memangkas tajuk arah timur-barat lalu utara-selatan.

Tidak hanya pemangkasan kakao, pemangkasan pohon penaung pun akan memacu pertumbuhan yg sehat dan memperbaiki hasilnya. Jumlah penaung yg terlalu sedikit mengakibatkan kakao menjadi tidak sehat dan muncul masalah gulma. 

Tapi jumlah penaung yg terlalu banyak akan meningkatkan masalah hama dan penyakit. Keduanya menyebabkan produksi kakao rendah. Jenis tanaman penaung beraneka macam, namun yg biasa ditemui adalah kelapa atau glirisidia (Gliricidia sepium). 

Pengelolaan Penaung.
  • Pemangkasan penaung dapat dilakukan dg menghilangkan daun-daun kelapa yg jatuh ke pohon kakao sepanduan rutin. 
  • Pengelolaan ini sebaiknya meliputi pengurangan tajuk, pembuangan kulit batang, dan pemangkasan pertumbuhan kembali yg dilakukan pada bulan Juli dan Desember (5-6 bulan sesudah pemangkasan struktural) dan selama putaran pemangkasan sanitasi normal. 
  • Pengurangan tajuk yaitu pemangkasan cabang-cabang tajuk besar untuk mengurangi bobot tajuk glirisidia. 
  • Sedangkan pembuangan kulit batang hanya membuang kulit pada ketinggian bahu lalu memotong jaringan penghubung permukaan pada tempat kulit batangnya diambil. 
  • Selanjutnya pemangkasan pertumbuhan kembali dilakukan tiga bulan setelah pembuangan kulit batang, tumbuhkan dua atau tiga tunas dan buang sisanya. 
  • Enam bulan setelah pembuangan kulit batang, tinggalkan satu tunas pertama dan buang kulit pada tunas sisanya.
Pengendalian Gulma
  • Pengendalian gulma juga berperan penting dalam mengurangi hama dan penyakit. 
  • Gulma dikendalikan dg panduan meningkatkan ketersediaan air dan unsur hara, serta mempermudah akses ke tanaman kakao. 
  • Gulma meliputi rumput, tumbuhan berdaun lebar, tumbuhan merambat, tumbuhan lain yg tidak dikehendaki dan tumbuh pada blok kakao. 
  • Gulma di bawah pohon kakao akan menjadi pesaing unsur hara, sinar, air dan ruang, serta membantu penyebaran hama dan penyakit. 
  • Namun gulma dapat dihilangkan dari sekeliling pangkal batang kakao sepanduan manual ataupun menggunakan bahan kimia. 
  • Pilihan pengendalian gulma tergantung pada sumberdaya yg tersedia, dan apakah akan mengusahakan kakao sepanduan organik atau tidak.
Pemupukan.
  • Pemakaian pupuk perlu dipertimbangkan dan disesuaikan dg kondisi. 
  • Pupuk urea memungkinkan perkembangan akar dan ketahanan, serta memacu pertumbuhan vegetatif baru dan produksi bunga. 
  • Sedangkan pupuk kimia dan pupuk kKamung menyediakan unsur hara ekstra untuk membentuk ketahanan dan memperbaiki kesehatan tanaman, sehingga mampu meningkatkan produksi. 
  • Pemakaian pupuk kimia sebaiknya pada akhir periode panen untuk memacu pembungaan. 
  • Saat ini pupuk kimia yg sering digunakan adalah urea dan NPK (nitrogen, fosfor, kalium). NPK membantu tanaman dewasa untuk memasok nutrisi pada buah muda dan menunjang perkembangan buah hingga masak. 
  • Disamping pupuk kimia, dapat digunakan pupuk kKamung yg dikomposkan selama 3 bulan Supaya dapat memperbaiki tanah dan bermanfaat dalam produksi kakao organik.
Sanitasi Blok
  • Sanitasi blok yg memerlukan perawatan karena penyakit dan hama kakao tersebar akibat buruknya pengelolaan blok. 
  • Serangga memainkan peranan penting dalam siklus penyakit busuk buah (Phytophtora). 
  • Sanitasi akan memacu kebersihan pokok dan memperbaiki kesehatan tanaman. 
  • Bagian paling penting dalam sanitasi adalah memanen seluruh buah satu minggu sekali selama musim hujan, dan dua minggu sekali selama musim kemarau. 
  • Sanitasi blok terdiri atas kebersihan pohon dan permukaan tanah.
Kebersihan pohon meliputi pembersihan buah yg busuk/hitam (dibuang dari blok kakao untuk mengurangi penyebaran inokulum dan terjadinya penyakit), bagian tanaman yg sakit/rusak (dipangkas mulai dari chupon/tunas vertikal, tunas baru, daun, dan cabang yg terinfeksi penyakit pembuluh kayu atau vascular streak dieback (VSD) dan kanker (berupa bercak infeksi yg timbultimbul.
Tag :
panduan menanam buah kakao yg benar, penanaman buah coklat yg tepat, buah kakau penghasil coklat istimewah, menghasil kan buah kakao yg super, pohon kakao cepat berbuah banyak, pohon tumbuh subur cepat membuahkan hasil, bunga buah kakao tidak mudah rontok.